Home » Koleksi Barang » Sepeda Ontel Merupakan Salah Satu Warisan Budaya

Sepeda Ontel Merupakan Salah Satu Warisan Budaya

Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan salah satu kota yang memiliki keunikan tersendiri yang tidak bisa kita temui di kota lain. Keunikan tersebut adalah sebagian besar masyarakatnya  masih menggunakan sepeda sebagai alat transportasi sehari – hari sehingga membuat para wisatawan yang berkunjung seolah – olah kembali ke zaman dulu. Apalagi kalau para wisatawan berkunjung ke daerah pedesaan banyak sekali masyarakatnya yang masih menggunakan sepeda tua dan antik. Sepeda antik atau disebut juga sepeda ontel merupakan salah satu warisan budaya turun temurun masyarakat Yogyakarta dan yang hingga saat ini masih kokoh bertahan di tengah masuknya budaya – budaya luar. Tidak jarang kalangan pelajar di Yogyakarta masih menggunakan sepeda antik tersebut sebagai alat transportasi untuk pergi ke sekolah, kuliah atapun sekedar jalan – jalan.

Para pelajar tidak merasa malu ketika mengendarai sepeda antik ini malah muncul rasa bangga karena mereka ikut serta dalam melestarikan warisan budaya . Kehadiran ribuan sepeda ontel di daerah Yogyakarta menjadi daya tarik para kolektor – kolektor  untuk berburu sepeda antik untuk menambah koleksinya. Hal ini bisa menimbulkan dampak positif dan negatif. Untuk dampak positifnya yaitu perekonomian masyarakat Yogyakarta akan tumbuh akibat adanya transaksi jual beli sepeda antik tersebut sedangkan dampak negartifnya yaitu salah satu warisan budaya kota Yogyakarta dan salah satu daya tarik wisata akan hilang seiring dengan hilangnya sepeda – sepeda antik tersebut.

Ketertarikan banyak orang akan sepeda ini mengakibatkan harga sepeda ini semakin mahal dan keberadaannya semakin langka. Banyak hal yang menjadi daya tarik sepeda antik ini diantaranya design sepeda menggunakan design dari Belanda dengan posisi duduk tegak, bahan rangka nya menggunakan bahan material yang sangat kuat dan kokoh dan mempunyai 3 ciri khas yaitu menggunakan penutup rantai, terdapatnya dynamo di roda depan yang berfungsi untuk menyalakan lampu, dilengkapi rem drum untuk pengereman sehingga menambah keunikan sepeda tersebut.

Kekhawatiran akan punahnya sepeda antik ini di Yogyakarta membuat para pencinta mendirikan suatu perkumpulan atau komunitas sepeda ontel yang bertujuan sebagai sarana bagi para pencinta sepeda unik ini untuk berbagi pengalaman, informasi dan mempererat tali silaturahmi antar anggota. Komunitas – komunitas ini sangat bermanfaat sekali untuk melestarikan keberadaan sepeda ontel di Yogyakarta agar tidak punah sehingga bisa meningkatkan kembali daya tarik wisata kota Yogyakarta. Dukungan dari pemerintah daerah merupakan hal yang penting bagi para pecinta sepeda unik tersebut. Banyak hal yang bisa dilakukan oleh pemerintah daerah dalam melestarikan sepeda ini seperti menyediakan sarana jalan khusus pengendara sepeda sehingga para pengendara nyaman ketika berkendara, memfasilitasi ketika komunitas – komunitas sepeda menyelenggarakan suatu acara seperti pameran – pameran, kontes – kontes sepeda antik, dan yang lainnya. Dengan terjalinnya kerjasama antara pemerintah daerah dan komunitas – komunitas sepeda pelestarian sepeda ontel sebagai warisan budaya khas Yogyakarta akan tercapai.   

 

 

Post Tag With : ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *