Home » Koleksi Barang » Merawat Rokok Elektrik Agar Lebih Awet

Merawat Rokok Elektrik Agar Lebih Awet

Rokok elektrik merupakan benda elektronik yang diintegrasikan dengan cara kerja rokok pada umumnya. Beberapa komponen yang ada didalamnya seperti tangki cairan, atomizer, logic board , baterai serta inhaler atau pipa penghisap, dan lampu indikator. Tangki cairan sebagai wadah cairan nikotin yang dapat diisi ulang. Atomizer sebagai penarik cairan dan mengubahnya menjadi uap air. Logic board sebagai pengambil sumber daya di baterai agar rokok menyala. Pipa penghisap sebagai alat untuk menghisap seperti pada rokok pada umumnya. Lampu indikator yang fungsinya hanya menambah dekoratif saja bahkan memudahkan penggunaan rokok. Dari komponen-komponen tersebut tentunya perlu ada semacam perawatan khusus agar rokok awet dan tahan lama untuk dipakai.

Rokok elektrik tidak dapat disamakan dengan rokok pada umumnya, meskipun dalam cara kerjanya sama. Di dalamnya berisi komponen-komponen yang fungsinya sama ketika memakai alat elektronik lainnya. Berikut adalah cara merawat rokok elektrik agar lebih awet :

  1. Untuk mencegah kerusakan pada unit dan demi kepuasan pengguna, terutama pada atomizer yang tidak terawat atau dikasari bisa merusak aroma rasa pada pemakaian perdana, sangat dianjurkan untuk meneteskan cairan refill 3-4 tetes pada ujung pin atomizer yg berwarna silver (2-3 tetes pada tipe HG93, namun hanya 1-2 tetes pada tipe Elite), tunggu beberapa saat sebelum memasang cartridge baru. Lalu hisap pelan-pelan tanpa terdengar suara tapi konstan dan cukup dalam serta untuk menghindari kemungkinan kelebihan cairan terhisap, jika perlu tutup lubang udara kecil dengan jari (terlihat di perbatasan koneksi antara cartridge dan baterai) hanya sekejap saja (1 detik saja) pada waktu mengisap. Lakukan prosedur ini hingga asap terlihat ( akan terlihat cukup banyak), dan tetap teteskan cairan ke ujung pin atomizer (tetesan dikurangi) ke tube cartridge setelah asap/aroma rasa jauh berkurang.
  2. Posisi dalam ngecharge kotak harus berdiri tidak boleh di tidurkan, karena posisi kotak tidur proses charging tidak akan berjalan (pada rokok hijau).
  3. Bila rokok tidak mengeluarkan asap, jangan terburu-buru  untuk mengganti dengan refil baru, meskipun anda menggantinya dengan 1 pak refil, rokok anda tidak akan mengeluarkan asap sama sekali.

Rokok elektrik tidak boleh dihisap terlalu kuat, karena hisapan yang keluar akan mengakibatkan atomizer menjadi cepat panas dan mengakibatkan rusak permanen. Jangan dihisap lagi apabila uap yang dikeluarkan semakin sedikit , karena hal ini dapat mengakibatkan atomizer berpotensi rusak. Jangan biarkan baterai kosong dalam waktu terlalu lama.

Rokok elektrik  menjadi sangat baik, apabila anda mampu merawat rokok lebih intensif. Mengingat rokok ini bukanlah rokok tembakau yang sekali dipakai lalu dibuang. Atau mungkin anda gunakan sebagai hiasan saja yang dapat menyala-nyala hehehe. Setiap benda yang kita miliki tentunya harus dirawat dengan baik, agar kita bisa menggunakannya dengan baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *