Home » Hobi ekstrim » Di Sepanjang Sejarah Balap Motor di MotoGP, Ini Kejadian Paling Fatal yang Pernah Ada

Di Sepanjang Sejarah Balap Motor di MotoGP, Ini Kejadian Paling Fatal yang Pernah Ada

Balapan menjadi salah satu kegiatan yang banyak dilakukan oleh para pria. Olahraga pemacu adrenalin ini mengharuskan pembalapnya untuk bisa memacu kendaraannya dengan kecepatan yang tinggi. Akan tetapi, olahraga seperti balap motor tidak hanya menjanjikan kepuasan batin seperti adrenalin yang bisa dipacu agar Anda puas setelah balapan, namun juga memiliki resiko yang tinggi dan hal tersebut bisa terjadi di mana saja termasuk di ajang balap MotoGP.

 Di Sepanjang Sejarah Balap Motor di MotoGP, Ini Kejadian Paling Fatal yang Pernah Ada

Di sepanjang sejarah MotoGP, berikut kejadian paling fatal yang pernah ada. Pertama adalah tewasnya Marco Simoncelli di tahun 2011 di Sepang, Malaysia. Simoncelli yang sebelumnya diprediksi akan menjadi rider paling ditakuti harus menghembuskan nafas terakhirnya di tanggal 23 Oktober 2011. Di tikungan ke 11 lap kedua, Simoncelli terlempar ke sisi kanan jalan saat beradu dengan Alvaro Bautista dan membuat helm dari rider asal Italia tersebut terlepas setelah dari arah belakang Collin Edwards dan Valentino Rossi di hantam motor Simoncelli.

Kedua adalah Shoya Tomizawa. Rider muda asal Jepang tersebut digadang-gadang akan menjadi rider besar dari negeri Samurai. Namun naas, karir rider tersebut harus terhenti saat ia masih berusia 19 tahun di tahun 2010 saat berlaga di sirkuit San Marino, Italia. Kecelakaan saat balap motor tersebut terjadi di kelas 250 cc yang melibatkan Shoya Tomizawa, Scott Redding dan Alex De Angelis. Tomizawa terlihat mengalami selip motor dan tak mampu untuk menahan lajunya hingga menabrak De Angelis dan Redding. Sayangnya, walaupun tim medis sudah bertindak namun rider Jepang tersebut tidak terselamatkan dan menjadi pembalap kedua dari Jepang dan termuda yang meninggal saat MotoGP.

Ketiga adalah Daijiro Kato. Sebelum Tomizawa, Kato harus menyerah di sirkuit Suzuka, Jepang tahun 2003. Prestasi yang membanggakan membuat Kato diprediksi akan menjadi rider sukses dari Jepang. Sayangnya, setelah naik tingkat ke kelas tertinggi MotoGP, sang juara kelas 250 cc ini meninggal karena kecelakaan keras saat ia menaiki RC211V dari tim Telefonica Movistar Honda yang disebabkan karena kehilangan keseimbangan sehingga terjatuh dan mengalami benturan keras di dinding pembatas.

Kejadian naas lainnya yang terjadi saat balap motor MotoGP yang pernah ada adalah:

  • Ivan Palazzese. Pembalap Venezuela kelahiran 2 Januari 1962 ini tewas di GP Hockenheim, Jerman tahun 1989 karena kecelakaan fatal yang mengakibatkan Ivan mengalami cidera dada yang sangat parah.
  • Michel Frutschi yang meninggal karena kecelakaan saat berlaga di sirkuit Le Mans, Perancis di tahun 1983. Rider kelahiran Swiss tanggal 6 Januari 1953 ini mengalami kecelakaan saat berlaga di kelas 350 cc sehingga rider ini menutup usianya di usia 30 tahun.
  • Michel Rougerie yang mengalami kecelakaan saat GP Yugoslavia di tahun 1981 yang menyebabkan rider Perancis tersebut tutup usia.

 

Post Tag With : ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *