Home » Mainan » Boneka Tradisional Jepang

Boneka Tradisional Jepang

Bukan Barbie atau pun Teddy Bear, Jepang rupanya memiliki banyak boneka tradisional yang punya berbagai macam makna dan sejarah. Dari boneka yang digunakan untuk mencegah hujan turun, sampai boneka yang dibuat untuk dijadikan jimat dan dipercaya membawa keberuntungan dan ketabahan untuk meraih tujuan yang dicita-citakan.  Boneka-boneka tersebut banyak beredar di Jepang. dan kebanyakan dibeli oleh turis domestik ataupun mancanegara untuk cenderamata dan oleh-oleh.

  • Teru Teru Bozu

Adalah boneka tradisional Jepang yang terbuat dari kertas atau kain putih yang digantung di tepi jendela dengan menggunakan benang. Dari segi bentuk dan pembuatannya, boneka tersebut mirip dengan boneka hantu seperti yang dibuat pada saat Halloween. Jimat ini diyakini memiliki kekuatan ajaib yang mampu mendatangkan cuaca cerah dan menghentikan atau mencegah hujan.

  • Gosho Ningyo

Gosho Ningyo adalah boneka lucu menyerupai bayi yang menggemaskan. Boneka gendut berwajah kekanak-kanakan ini biasa diberikan sebagai hadiah istimewa. Hiasan meriah dari kain gofun tampak kontras dengan kulit putih boneka ini.

  • Daruma atau Dharma

Boneka Daruma atau yang juga dikenal dengan boneka Dharma menggambarkan pendeta Bodhidharma yang menegakkan dan menjadi patriarki pertama Zen sekitar 1500 tahun lalu. Boneka Daruma ini berbentuk seperti bola dengan badan berwarna merah (yang paling umum) kuning, hijau, dan berwajah putih tanpa biji mata. Boneka ini mempunyai kumis dan jambang dengan mata berwarna putih saja. Boneka Daruma merupakan jimat untuk membawa keberuntungan dan ketabahan untuk meraih tujuan yang dicita-citakan.

  • Karakuri

Boneka Karakuri merupakan sebuah boneka bergerak atau automaton Jepang yang dibuat pada abad ke-18 hingga abad ke-19. Terdapat tiga jenis karakuri utama dalam hal bentuk, yakni Butai Karakuri (Karakuri pentas) digunakan dalam teater. Zashiki Karakuri (Karakuri alas duduk) yang berukuran kecil dan dimainkan dalam kamar. Dashi Karakuri digunakan dalam pesta-pesta keagamaan, dalam pesta-pesta itu boneka-boneka ini digunakan untuk mempersembahkan penceritaan legenda dan mitos tradisional.

  • Boneka Hina Ningyo

Adalah hiasan pokok pada acara Hina Matsuri. Boneka-Boneka ini pada awalnya terbuat dari rumput ataupun kertas, saat ini boneka yang populer adalah boneka yang mewah dan indah. Hina Ningyo yang paling disukai adalah boneka yang disusun bertingkat, Hina Ningyo seperti ini sudah ditemukan di zaman Edo (abad ke 18), terdiri dari susunan beberapa boneka menyerupai manusia dan perabotnya.

  • Kokeshi

Kokeshi adalah boneka tradisional kerajinan tangan yang terbuat dari kayu dan telah ada sejak 150 tahun yang lalu. Boneka Kokeshi telah berevolusi dari sekedar mainan anak yang sederhana menjadi bagian dari kesenian rakyat Jepang dan berkembang menjadi cinderamata wisatawan. Secara formal, boneka ini dibuat dengan bentuk anthromorphic (bisa tinggi dan elegan, atau pun pendek dan lucu).

Post Tag With : ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *