Home » Koleksi Barang » Boneka Horta Hasil Kreatifitas Mahasiswa Institut Pertanian Bogor

Boneka Horta Hasil Kreatifitas Mahasiswa Institut Pertanian Bogor

Dunia anak – anak tidak terlepas dengan dunia mainan. Terdapat berbagai macam jenis mainan anak – anak yang bisa kita beli di pasaran. Namun tidak semua mainan bisa dimainkan oleh semua golongan anak – anak, biasanya para produsen mainan anak – anak membagi mainan tersebut berdasarkan kelompok umur dan jenis kelamin seperti contoh mainan mobil – mobilan cocok dimainkan oleh anak laki – laki sedangkan mainan masak – masakan cocok dimainkan oleh anak perempuan atau ada beberapa mainan yang cocok untuk dimainkan oleh anak laki – laki dan perempuan seperti mainan monopoly. Para orang tua harus bijak dalam memilih dan membeli mainan untuk anak – anaknya sebaiknya belilah mainan yang sesuai dengan jenis kelamin anak dan didalamnya mengandung unsur pendidikan sehingga anak – anak bisa bermain sambil belajar mengenal hal – hal yang baru seperti Boneka Horta hasil kreativitas Mahasiswa Institut Pertanian Bogor  ini.

Nama horta diambil dari kependekan dari istilah holtikultura yang sesuai dengan jurusan para penciptanyanya yaitu jurusan agronomi dan holtikultura. Mainan ini mulai dibuat pada tahun 2004 berawal dari keinginan para mahasiswa untuk mengajarkan pendidikan dini mengenai ilmu pertanian pada anak – anak. Mainan ini berbentuk boneka yang terbuat dari serbuk kayu yang memadukan bahan – bahan hidroponik kemudian dirangkai berbentuk binatang lucu atau karakter – karakter lucu lainnya. Serbuk kayu berfungsi untuk media tanam  bagi bibit – bibit tanaman yang sudah disematkan ke dalam mainan tersebut.  Bibit – bibit tanaman yang digunakan merupakan tanaman  berjenis whitegrass, beraneka ragam tanaman hias mini, bunga – bungaan dan benih – benih sayuran. Bibit – bibit tanaman ini didesain sedimikian rupa untuk tumbuh ke atas sehingga menyerupai rambut pada boneka tersebut.

Boneka horta ini termasuk permainan edukatif karena bisa mengajarkan anak – anak tentang proses pertumbuhan suatu tanaman dengan sambil bermain. Anak – anak mendapatkan ilmu bagaimana cara – cara untuk menanam suatu bibit bisa tumbuh menjadi tanaman. Pembelajaran  itu dimulai dari perendaman selama satu jam bagian kepala atau permukaan lokasi tempat tumbuh bibit – bibit tanaman tersebut kemudian proses penyiraman yang dilakukan setiap hari akan mempercepat pertumbuhan pada bibit – bibit tanaman tersebut.  Setelah tanaman tumbuh tinggi, anak – anak akan belajar cara memotong dan mengkreasikan tanaman tersebut supaya tidak tumbuh terlalu tinggi. Proses – proses seperti ini akan mengasah daya kreatifitas anak – anak sehingga membuat anak – anak akan  selalu berfikir kreatif.

Pada awalnya mainan ini dibuat hanya untuk kepentingan pendidikan tidak untuk bisnis, tetapi setelah coba – coba dilempar ke wilayah pulau jawa ternyata mengundang banyak peminat yang ingin membeli mainan tersebut. Seiring dengan tingginya permintaan terhadap mainan ini, wilayah pemasarannya diperluas sampai mencakup seluruh wilayah di Indonesia. Sedangkan untuk memenuhi banyaknya permintaan terhadap mainan ini para mahasiswa memberdayakan para ibu rumah tangga di wilayah Ciomas Bogor. Mainan ini bisa dijadikan media alternatif untuk mengajarkan sekaligus daya kreatifitas dan daya imajinasi anak.     

Post Tag With : ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *