Home » Tanaman » Berkebun Dengan Kebun Vertikal

Berkebun Dengan Kebun Vertikal

Berkebun merupakan pengalaman yang mengasikkan. Anda dapat menanam tumbuhan yang Anda sukai dan butuhkan. Tetapi dengan semakin sempit dan tingginya harga lahan tanah terutama di kota-kota besar, berkebun terutama di rumah sendiri menjadi agak sulit dilakukan. Kini banyak yang menyiasati hal tersebut dengan menanam tumbuhan pada kebun vertikal yang diciptakan oleh seorang professor Amerika bernama Stanley Hart White pada tahun 1938 dan kemudian dimodernisasi oleh seorang ahli botani asal Perancis bernama Patrick Blanc pada tahun 1988. Bagaimana untuk berkebun dengan kebun vertikal? Berikut tips yang dapat Anda coba.

Tentukan jenis tanaman. Untuk pilihan tanaman kebun vertikal tidak bisa jenis tanaman yang akan bertumbuh besar atau tinggi. Anda dapat memilih tanaman mini untuk ini. Tanaman kuping gajah dengan jenis yang berdaun kecil dapat menjadi pilihan. Lili paris juga dapat menjadi pilihan. Selain cara perawatannya yang mudah dan tahan pada sinar matahari langsung, lili paris juga mudah berkembang di dalam pot kecil. Anda juga dapat berkebun bunga-bungaan indah. Bunga begonia, bunga lipstick dan bunga morning glory dapat ditanam di kebun vertikal Anda. Untuk keperluan dapur Anda bisa menanam sayuran seperti tomat, timun, atau cabai. Tanaman rempah seperti kemangi, jahe, ketumbar, kunyit atau rosemary juga dapat ditanam pada kebun vertikal. Jangan memilih tanaman rambat untuk kebun vertikal Anda.

Baca Juga: Petunjuk Berkebun Hidroponik Sederhana di Rumah

Persiapkan rak bertingkat dan pot kecil. Anda dapat memesan atau membuat sendiri rak kayu atau bambu yang akan digunakan sebagai penyimpanan pot kecil kebun vertikal. Buatlah rak bertingkat dengan ukuran yang sesuai dengan ukuran dinding. Untuk pot, Anda dapat membeli pot kecil atau membuat sendiri dari botol plastik atau botol kaca bekas. Dengan begitu selain menghemat biaya, Anda juga turut mengurangi sampah dengan mendaur ulang botol bekas menjadi sesuatu yang berguna. Untuk penempatannya Anda cukup menata pot-pot secara berbaris di rak bertingkat atau Anda dapat memodifikasi dengan menggantungnya pada rak atau dinding berpaku menggunakan tali tambang kecil yang dipasang pada setiap pot.

Seperti layaknya berkebun pada lahan tanah biasa, berkebun dengan kebun vertikal juga memerlukan perawatan yang baik. Pemilihan bibit yang bagus, penyiraman tanaman yang teratur dan pemberian pupuk tentu diperlukan. Dengan begitu tanaman Anda akan tumbuh subur dan tahan lama. Pastikan posisi kebun vertikal Anda mendapatkan cahaya matahari yang cukup tetapi  tidak terkena sinar matahari langsung. Pemilihan jenis tanah yang Anda pilih adalah tanah humus. Tanah humus berwarna gelap dengan tekstur tanah yang gembur. Tanah ini sangat subur karena terbentuk dari hasil pelapukan daun. Tanah humus berada pada lapisan bumi paling atas sehingga sangat mudah didapatkan. Sekian tips membuat kebun vertikal. Selamat berkebun!

Post Tag With : ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *