Home » Koleksi Barang » Alat Musik Tradisional Tanah Cendrawasih, Papua

Alat Musik Tradisional Tanah Cendrawasih, Papua

Papua merupakan pulau yang berada di paling timur Indonesia. DI Papua terdapat beragam jenis kebudayaan dan salah satunya adalah alat musik tradisionalTerdapat 11 jenis alat musik khas dari Papua yang harus Anda ketahui sehingga bisa meningkatkan informasi mengenai kebudayaan di Indonesia. Pertama adalah pikon. Berasal dari kata Pikonane yang berarti bunyi di dalam bahasa Baliem dan jenis alat musik ini kebanyakan dimainkan kaum adam terutama di pedalaman suku Dani.

Alat Musik Tradisional Tanah Cendrawasih, Papua 

Kedua adalah Yi. Alat musik ini memiliki bentuk seperti suling yang terbuat dari bambu dan kayu. Dengan bentuk fisik yang agak gempal, alat musik yang berwarna coklat ini sangat susah untuk ditemukan. Yi biasanya dipergunakan untuk pengiring tarian daerah dari Papua dan untuk memanggil penduduk dan suara yang dihasilkan oleh alat musik dari Papua Barat ini cukup unik. 

Ketiga adalah fuu. Alat musik tradisional ini merupakan alat musik tiup yang terbuat dari kayu dan bambu. Alat musik ini biasanya digunakan oleh masyarakat dari suku Asmat, Kabupaten Merauke yang fungsinya adalah untuk mengiringi tari-tarian dan tidak jarang disebutkan jika alat musik ini adalah identitas dari Papua yang wajib untuk dilestarikan. Biasanya fuu dimainkan dan dikolaborasikan dengan alat musik Tifa dan kelambut yang sama-sama merupakan alat musik khas dari Papua. 

Keempat adalah triton. Triton terbuat dari cangkang besar dan cara menggunakannya adalah dengan cara ditiup. Alat musik ini bisa ditemukan di hampir seluruh pesisir pantai yang ada di Papua seperti di kepulauan Raja Ampat, Yapen, Biak, Nabirem Warpoen, Wondama. Dahulunya, alat musik yang berasal dari Papua Barat ini digunakan untuk sarana berkomunikasi serta memanggil bantuan dan saat ini lebih banyak digunakan untuk hiburan.

alat musik tradisional lainnya dari Papua yang harus Anda ketahui adalah: 

  • Kecapi mulut yang terbuat dari bambu wulu. Cara memainkan alat musik suku Dani ini adalah dengan menjepit diantara bibir dan kemudian meniupnya sambil menarik talinya.
  • Tifa dimainkan dengan cara dipukul. Alat musik ini terbuat dari batang kayu yang bagian dalamnya diambil atau dikosongkan dan diberi kulit rusa yang sudah dikeringkan dan dahulunya digunakan untuk penyemangat perang namun saat ini lebih dipergunakan sebagai pengiring lagu dan dansa atau tari.
  • Paar dari labu dan kee dari tulang kasuari yang biasanya selain untuk alat musik juga untuk penutup aurat laki-laki.
  • Krombi terbuat dari bambu dan digunakan oleh suku Tehit untuk mengiringi tarian saat acara adat.
  • Butshake dari buah kenari dan bambu yang menghasilkan suara gemericik.
  • Amyen digunakan dengan cara ditiup seperti seruling.
  • Atowo berbentuk bulat dan panjang dan dimainkan dengan cara dipukul.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *